Kabupaten Bekasi — Pegiat lingkungan yang tergabung dalam Rehab Kali Cikarang mengedukasi warga soal dampak buruk membuang sampah ke sungai. Kegiatan digelar di RT 01/001, Kampung Siluman, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan juga diisi pemutaran film dokumenter Napas Kali Cikarang yang disutradarai Blanco Kosong.
Ketua Rehab Kali Cikarang, Yahya, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengajak masyarakat menjaga sungai. Selama enam tahun, Rehab Kali Cikarang telah melakukan kegiatan di sejumlah sungai di Kabupaten Bekasi.
“Kami ingin mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai. Film ini merupakan perjalanan para pegiat Rehab Kali Cikarang dan diharapkan bisa menginspirasi warga untuk ikut menjaga sungai,” ujar Yahya.
Sementara itu, anggota Rehab Kali Cikarang, Blanco Kosong, mengatakan sungai merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama.
“Edukasi ini agar jangan buang sampah ke kali. Ini menjadi stimulus untuk merefleksikan kondisi sungai di Kabupaten Bekasi. Sungai merupakan sumber kehidupan,” kata Blanco.
Blanco menyebut sejumlah lokasi memiliki ekosistem yang masih beragam, di antaranya Spot Lapindo, Spot Cobra yang banyak ditemukan ular cobra, serta Spot Lele yang terdapat ikan lele dan baung.
Pemutaran Napas Kali Cikarang menjadi bagian dari momentum Hari Jadi ke-75 Kabupaten Bekasi sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia(biz).






