kota  

Berangkat Sebagai Caraka, Madun Siap Cetak Siswa SMK Jadi Wirausahawan Muda

Kota Bekasi – Meskipun berstatus sebagai caraka, namun kegigihannya untuk menularkan ilmu pengetahuan terhadap siswa tidaklah luntur. Berbekal hal itulah, Madun, terus mengajarkan siswa SMK Teratai Putih Global 1 Bekasi berwirausaha dan siap menjadi wirausahawan muda.

Sosok Ahmad Romadhon, yang akrab disapa Madun, mungkin sudah tidak asing bagi siswa dan guru di SMK Teratai Putih Global 1 Bekasi. Sehari-hari, Madun menjalankan tugas sebagai caraka dengan membantu berbagai keperluan sekolah agar aktivitas pendidikan dan kegiatan belajar mengajar berjalan dengan baik.

spaceiklan

Namun, di balik rutinitasnya sebagai caraka, Madun memiliki peran lain yang menarik. Ia turut mengajarkan siswa tentang pentingnya berwirausaha melalui kegiatan sederhana berupa budidaya ikan lele.

Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal dunia usaha secara langsung. Mereka diajak memelihara ikan lele sejak masih berupa bibit hingga siap panen.

“Pada prosesnya, siswa belajar memberikan pakan, menjaga kebersihan kolam, memantau pertumbuhan ikan, hingga menghitung hasil ketika lele dipanen dan dipasarkan,” ujar Madun, Kamis (10/9/2026).

Bagi Madun, kegiatan tersebut bukan sekadar aktivitas memelihara ikan. Dari kolam lele, siswa dapat belajar mengenai kesabaran, kedisiplinan, tanggungjawab, kerja keras serta proses membangun sebuah usaha hingga menghasilkan nilai ekonomi.

Madun juga ingin menanamkan pemahaman kepada siswa bahwa memulai usaha tidak selalu membutuhkan modal besar.

“Keberanian untuk mencoba dan kemauan untuk terus belajar merupakan modal penting dalam membangun usaha,” terangnya.

Bagi Madun, kegiatan tersebut bukan sekadar aktivitas memelihara ikan. Dari kolam lele, siswa dapat belajar mengenai kesabaran, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, serta proses membangun sebuah usaha hingga menghasilkan nilai ekonomi.

Madun juga ingin menanamkan pemahaman kepada siswa bahwa memulai usaha tidak selalu membutuhkan modal besar. Menurutnya, keberanian untuk mencoba dan kemauan untuk terus belajar merupakan modal penting dalam membangun usaha.

“Yang penting berani mencoba dan mau belajar,” katanya.

Pesan sederhana tersebut menjadi semangat yang terus ditanamkan Madun kepada para siswa. Melalui proses budidaya lele, mereka dapat melihat secara langsung bagaimana sesuatu yang bermula dari bibit kecil dapat berkembang dan memiliki nilai jual.

Bagi Madun, keterlibatannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk sederhana untuk berbagi pengalaman dan memberikan pembelajaran kepada siswa. Meskipun bukan guru yang mengajar di dalam kelas, ia tetap dapat mengambil bagian dalam memberikan pendidikan melalui pengalaman nyata.

Kolam lele pun menjadi ruang belajar alternatif bagi para siswa untuk mengenal kehidupan sekaligus dunia kewirausahaan.

Kegiatan sederhana tersebut diharapkan dapat terus berkmbang dan menjadi inspirasi bagi siswa untuk berani mencoba, berkreasi, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak di bangku sekolah.

“Sebab, pelajaran berharga tidak selalu hadir di dalam ruang kelas. Dari sebuah kolam lele pun, siswa dapat belajar tentang proses kehidupan, tanggung jawab, kerja keras, dan bagaimana sebuah usaha dibangun dari langkah kecil,” pungkasnya(gir).