Tokoh Pemuda Fahmi Satori Resmi Maju di Pilkades Sukadarma 2026

Kabupaten Bekasi – Terpanggil oleh nurani untuk membangun tanah kelahiran, Fahmi Satori, S.H., salah satu putra terbaik sekaligus tokoh pemuda Desa Sukadarma, resmi menyatakan diri maju sebagai Calon Kepala Desa (Cakades) Sukadarma, Kecamatan Sukatani, untuk periode 2026–2034.

Mengusung jargon “Transparan dan Merata”, kehadiran pria yang akrab disapa Bang Fahmi ini diyakini menjadi angin segar bagi kemajuan desa. Deklarasi yang dilakukan pada Kamis (30/04/2026) tersebut disambut hangat oleh warga yang mendambakan transformasi kepemimpinan.

spaceiklan

Sosok Merakyat dengan Semangat Pembaruan

Kiprah Fahmi Satori di tengah masyarakat memang sudah tidak asing lagi. Dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, ia merupakan sosok yang rendah hati, supel, dan mudah berbaur dengan seluruh lapisan masyarakat. Gelombang dukungan yang terus mengalir menjadi sinyal kuat bahwa warga mendambakan kepemimpinan baru yang lebih dinamis, merakyat, dan visioner.

“Saya merasa terpanggil untuk memajukan Desa Sukadarma. Langkah ini bukan sekadar mengikuti kontestasi, melainkan bentuk pengabdian yang lahir dari hati nurani. Ini adalah jawaban atas dorongan kuat masyarakat yang menginginkan perubahan nyata di segala lini,” ungkap Fahmi dengan penuh keyakinan.

Restu Tokoh dan Lokomotif Perubahan

Keputusan Fahmi untuk berlaga dalam kontestasi Pilkades ini didasari oleh restu keluarga besar serta dukungan penuh dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga unsur pemuda. Mereka melihat potensi besar dalam diri Fahmi sebagai lokomotif perubahan yang mampu membawa Sukadarma ke level yang lebih tinggi.

“Apabila diridhai Allah SWT dan diberikan amanah oleh masyarakat, saya siap mencurahkan seluruh tenaga, pikiran, dan waktu saya untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik dan lebih modern, namun tetap mengakar pada nilai-nilai luhur desa kita,” tambahnya.

Misi Transformasi: Inklusif dan Profesional

Dalam visi kepemimpinannya, Fahmi berkomitmen melakukan transformasi tata kelola pemerintahan desa agar lebih inklusif dan profesional. Ia menegaskan akan merangkul semua pihak tanpa diskriminasi, dengan tiga pilar utama:

Transparansi Anggaran: Memastikan setiap rupiah dana desa terserap secara akuntabel dan tepat sasaran.

Pembangunan Merata: Menjamin pembangunan infrastruktur dan program pemberdayaan menyentuh seluruh dusun tanpa terkecuali.

Pelayanan Prima: Mereformasi birokrasi desa agar lebih cepat, mudah, dan melayani dengan sepenuh hati.

“Saya berkomitmen mewujudkan tata kelola desa yang bersih, akuntabel, dan disiplin. Saatnya kita bergerak bersama, bergandengan tangan membawa perubahan demi Desa Sukadarma yang lebih maju dan sejahtera,” tegas Fahmi menutup pembicaraan dengan nada optimis(Lukman).