kota  

Disdik Segera Luncurkan Rintisan Sekolah Swasta Gratis, BMPS: Semoga Jadi Solusi Setiap SPMB

Kota Bekasi – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi berencana meluncurkan rintisan sekolah swasta gratis pada Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) tahun 2026 ini. Terkait hal tersebut, Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi angkat bicara.

Melalui Ketua BMPS Kota Bekasi, Ir. Roos Pudio Bayu Sasongko mengatakan, pihaknya menyambut baik rencana digulirkannya rintisan sekolah swasta gratis. Hal ini sebagai salah satu pemerataan penerimaan siswa pada saat pelaksanaan SPMB.

spaceiklan

“Kami menyambut baik langkah ini dan terkait hal tersebut, saat ini kami sedang mengkomunikasikannya kepada jajaran BMPS dan sekolah swasta di Kota Bekasi,” terang Bayu, Jumat (17/4/2026).

Menurut dia, setiap pelaksanaan SPMB di Kota Bekasi selalu timbul permasalahan. Dimana sekolah swasta, terutama di tingkat SMP, terkadang minim mendapatkan siswa.

Dengan adanya rintisan sekolah swasta gratis, maka penyebaran penerimaan siswa bisa merata baik di tingkat sekolah negeri maupun swasta di Kota Bekasi.

“Mudah-mudahan bisa merata penerimaan siswanya, jadi tidak timbul polemik kedepannya dan bisa menjadi sebuah solusi bersama,” ujar Bayu.

Bayu juga mengingatkan bahwa rintisan sekolah swasta gratis ini juga merupakan amanat Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu yang harus dijalankan.

“Ini amanat MK dan harus dijalankan karena sudah ada putusannya,” katanya seraya mengingatkan.

Dirinya juga mengapresiasi rencana tersebut dimana nantinya disetiap Kelurahan di Kota Bekasi akan ada satu rintisan sekolah swasta gratis di tingkat SMP.

“Rencananya ada 56 sekolah yang akan masuk ke dalam program tersebut dimana untuk siswa kelas 7-nya terdapat 70 siswa dan komitmen subsidi terkait program tersebut harus benar-benar dijalankan,” katanya.

Selain masih berkoordinasi dengan seluruh pengurus BMPS dan sekolah swasta di Kota Bekasi, ada sejumlah kriteria sekolah yang akan menjadi rintisan sekolah swasta gratis tersebut, dimana sekolah tersebut berada di lahan fasos-fasum, sekola swastanya beririsan dengan sekolah negeri dan beberapa kriteria lainnya.

‘”Ketika calon siswa tidak diterima di sekolah negeri, maka bisa langsung diarahkan ke sekolah swasta tanpa dipungut biaya, karena sudah ada subsidi hingga kesepakatan bersama yang sudah disetujui,” tutupnya(gir).