Warga Kampung Utan Gedong Mengeluh, Banjir Hampir Sebulan Lumpuhkan Aktivitas

Kabupaten Bekasi – Warga Kampung Utan Gedong, Desa Pantai Harapan Jaya, wilayah perbatasan Kecamatan Babelan dan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, mengeluhkan kondisi banjir yang telah melanda permukiman mereka hampir satu bulan terakhir.

Banjir tersebut menyebabkan aktivitas warga lumpuh total.Akses jalan terendam, kegiatan ekonomi terhenti, dan warga terpaksa bertahan di rumah dengan kondisi serba terbatas.

spaceiklan

Salah seorang warga Kampung Utan Gedong, Samin (45), mengungkapkan bahwa banjir kali ini merupakan yang terparah dan paling lama dirasakan warga.

“Banjir sudah hampir sebulan, aktivitas warga benar-benar lumpuh. Mau kerja susah, mau keluar rumah juga tidak bisa,” ujarnya.

Warga juga mengeluhkan belum adanya perhatian dari Pemerintah Desa Pantai Harapan Jaya, Pemerintah Kabupaten Bekasi, maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Sampai sekarang belum ada bantuan atau peninjauan dari pemerintah. Kami hanya bisa bertahan seadanya,” tambah Samin.

Selain berdampak pada kehidupan sehari-hari, banjir juga memicu berbagai gangguan kesehatan.

Sejumlah warga dilaporkan mengalami penyakit kulit seperti gatal-gatal, batuk, demam, hingga infeksi ringan akibat air banjir yang kotor.

Hal senada disampaikan Ibu Nurhayati (38), warga setempat, yang mengaku kondisi kesehatan keluarganya menurun sejak banjir melanda.

“Anak-anak banyak yang gatal-gatal dan demam. Air kotor masuk ke rumah, tapi belum ada petugas kesehatan yang datang,” katanya.

Warga Kampung Utan Gedong berharap pemerintah segera turun langsung ke lokasi untuk memberikan bantuan logistik, layanan kesehatan, serta melakukan penanganan serius agar banjir tidak terus berulang setiap tahunnya(red)