Gelar Deklarasi Damai, Cakades Waringinjaya Dirman Tegaskan Komitmen Jadi Pelayan Masyarakat

Kabupaten Bekasi – Calon Kepala Desa (Cakades) Waringinjaya, Dirman, menggelar acara deklarasi damai yang berlangsung khidmat di kediamannya pada Rabu malam (17/06/2026). Acara yang dihadiri oleh ratusan warga, tokoh masyarakat, serta jajaran tim pemenangan ini diawali dengan pembacaan tawasul bersama sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan doa restu demi kelancaran hajat politik tersebut.

Setelah tawasul, acara langsung dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada puluhan anak yatim yang hadir. Kegiatan sosial ini sengaja ditempatkan di awal sebagai wujud kepedulian nyata sekaligus pemancing keberkahan sebelum memasuki inti acara.

spaceiklan

Dalam agenda utama tersebut, Dirman yang mengenakan kemeja putih tampil memaparkan visi dan misinya dengan lugas di hadapan warga.

Tegaskan Independensi tanpa Koalisi

Dalam orasi politiknya, Dirman menegaskan sikap independensinya dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Waringinjaya. Ia menyatakan secara terbuka bahwa pergerakannya murni berbasis masyarakat tanpa adanya ikatan koalisi politik dengan calon manapun.

“Kami berdiri di sini tanpa ada koalisi dengan calon lain. Fokus kami adalah sepenuhnya untuk masyarakat Desa Waringinjaya,” ujar Dirman di hadapan para hadirin yang disambut tepuk tangan riuh.

Misi Persatuan dan Kesetaraan Pelayanan

Lebih lanjut, Dirman membawa misi persatuan yang kuat. Ia berkomitmen penuh untuk menghapus segala bentuk polarisasi atau sekat antar-kelompok di tengah warga desa setelah pesta demokrasi usai. Menurutnya, keadilan sosial dan pemerataan pelayanan harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa tebang pilih.

“Saya ingin ke depan tidak ada lagi sekat-sekat di antara kita. Tidak ada pilih kasih atau pembedaan pelayanan antara warga yang satu dengan yang lain. Semua warga Waringinjaya memiliki hak yang sama,” tegasnya.

Pemimpin adalah Pelayan, Bukan Penguasa

Menutup sambutannya, Dirman mengingatkan esensi sejati dari seorang kepala desa. Ia menekankan bahwa jabatan yang diincarnya bukanlah panggung untuk mencari kekuasaan, melainkan sebuah amanah besar untuk mengabdi.

“Kepala desa itu sejatinya adalah pelayan masyarakat, bukan penguasa yang minta dilayani. Tugas utama kami nanti adalah memastikan kebutuhan warga terpenuhi dan membawa Waringinjaya menuju perubahan yang lebih baik,” pungkas Dirman.

Rangkaian acara deklarasi damai ini ditutup dengan ramah tamah bersama warga. Seluruh agenda berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kekeluargaan (man).