kota  

Kamil Syaikhu Diminta Wujudkan UMKM Teluk Buyung Jadi Kawasan Bllok M-nya Kota Bekasi

Kota Bekasi – Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKS, Muhammad Kamil Syaikhu atau yang akrab disapa Bang Kamil, menerima aspirasi dari warga dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Pasar Teluk Buyung.

Mereka berharap Pemerintah Kota Bekasi hadir lebih serius dalam mendukung pengembangan UMKM, khususnya melalui penguatan promosi dan akses permodalan.

spaceiklan

Aspirasi tersebut disampaikan dalam agenda Reses II DPRD Kota Bekasi yang dilaksanakan di RT002, RW001, Kelurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Menurut Bang Kamil, UMKM tidak cukup hanya diberikan ruang untuk berjualan, tetapi membutuhkan ekosistem yang kuat agar mampu berkembang, naik kelas dan memperluas pasar.

“Pemerintah harus hadir membantu UMKM Teluk Buyung, mulai dari promosi, peningkatan kualitas produk, penguatan branding hingga akses permodalan. Jangan sampai para pelaku UMKM berjuang sendirian,” ujar Bang Kamil, Minggu (12/7/2026).

Pada kesempatan tersebut Bang Kamil juga menyambut positif aspirasi yang disampaikan warga terkait mewujudkan Blok M-nya Kota Bekasi di lokasi Pasar Teluk Buyung.

Menurutnya, perkembangan ekonomi kreatif membutuhkan dukungan kebijakan yang kuat, mulai dari pembinaan, akses pembiayaan dan pemasaran, penyediaan ruang kreatif, pengembangan sumber daya manusia hingga kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha dan generasi muda.

“Usulan Perda Ekonomi Kreatif ini sangat menarik untuk kita kaji dan perjuangkan. Kota Bekasi memiliki potensi besar, terutama dengan jumlah anak muda, komunitas kreatif, dan pelaku UMKM yang sangat banyak. Kita membutuhkan kebijakan yang mampu menghubungkan seluruh potensi tersebut menjadi kekuatan ekonomi baru bagi Kota Bekasi,” jelasnya.

Bang Kamil juga mendorong adanya terobosan untuk mengembangkan kawasan Pasar Teluk Buyung menjadi pusat kuliner, ekonomi kreatif, dan ruang berkumpul anak muda. Ia berharap kawasan tersebut dapat dikembangkan menjadi salah satu destinasi baru yang menarik bagi generasi muda.

“Kita ingin kawasan Pasar Teluk Buyung memiliki daya tarik seperti Blok M yang hari ini banyak dikunjungi anak-anak muda dan Gen Z. Bukan sekadar meniru, tetapi mengambil semangatnya: kawasan yang hidup, kreatif, nyaman, memiliki identitas kuat dan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” ungkap Bang Kamil.

Menurutnya, upaya tersebut dapat dilakukan melalui penataan kawasan yang lebih menarik, penyelenggaraan event kreatif secara rutin, festival kuliner, pertunjukan seni dan musik, ruang bagi komunitas, serta promosi secara masif melalui media sosial.

“Bayangkan jika Teluk Buyung memiliki agenda kreatif rutin, tempat kuliner yang tertata, ruang bagi komunitas dan anak muda, serta UMKM lokal yang terus dipromosikan. Anak muda datang, UMKM berkembang, lapangan kerja tercipta, dan ekonomi masyarakat bergerak,” tambahnya.

Bang Kamil berharap aspirasi warga tersebut dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan dan program konkret Pemerintah Kota Bekasi. Ia juga menegaskan komitmennya untuk mendorong penguatan UMKM dan ekonomi kreatif sebagai salah satu kekuatan ekonomi masa depan Kota Bekasi.

“Potensi Kota Bekasi sangat besar. Tugas kita adalah menciptakan ekosistemnya. Pemerintah hadir, regulasi mendukung, anak muda diberikan ruang, dan UMKM diperkuat. Dengan kolaborasi, kita optimistis Teluk Buyung bisa tumbuh menjadi salah satu ikon ekonomi kreatif baru di Kota Bekasi,” pungkas Bang Kamil.

Sebelumnya, dalam agenda tersebut, warga juga mendorong agar Kota Bekasi memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang Ekonomi Kreatif. Regulasi tersebut diharapkan menjadi payung hukum sekaligus landasan bagi Pemerintah Daerah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih terarah, berkelanjutan dan berpihak kepada pelaku lokal(gir).