Kota Bekasi – Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKB, Ahmadi, meminta agar warga masif lakukan ronda di lingkungan tempat tinggalnya. Hal ini tidak lain karena maraknya sejumlah aksi kejahatan di Kota Bekasi yang menyebabkan korban luka hingga korban jiwa.
Hal tersebut disampaikan dirinya saat belanja masalah atau jaring aspirasi yang dilakukan di dapilnya. Dalam reses ke II di Jatiasih, dirinya secara khusus menyoroti isu sosial di wilayah daerah pemilihannya, terutama terkait jalan-jalan rawan tindak kejahatan yang kerap dilintasi masyarakat.
“Warga menyampaikan aspirasinya terkait tindak kejahatan yang kerap terjadi seperti di jalan Wibawa Mukti dan Komsen di Jatiasih. Sedangkan di wilayah Jatisampurna, yakni jalan Raya Kranggan dan Alternatif Cibubur,” ucap Ahmadi saat dikonfirmasi via pesan singkat WhatsApp (WA), Jumat (10/7/2026).
Ahmadi dalam kesempatan tersebut mendorong Pemerintah Kota Bekasi untuk membuat pos pengamanan atau memperkuat patroli tiga pilar di malam hari di sejumlah titik rawan kriminalitas, terutama di wilayah Jatiasih, Jatisampurna dan Pondokmelati.
“Saya meminta Walikota atau eksekutif agar budaya ronda digalakan kembali. Saya juga mendorong agar patroli tiga pilar untuk fokus mensasar wilayah rawan kriminalitas, karena bagaimanapun ini masyarakat Kota Bekasi yang berhak mendapat keamanan dari Pemerintah Kota,” kata pria yang akrab disapa Madong ini.
Anggota Komisi IV tersebut menilai, kasus kriminalitas jalanan seperti tawuran, begal dan jambret harus mendapat respons cepat Pemerintah Daerah.
Walikota bisa mendelegasikan Satpol PP memperkuat patroli dan koordinasi lintas aparat keamanan. Hal itu dilakukan untuk memberikan rasa aman terhadap masyarakat.
“Beberapa waktu lalu, saya lihat di medsos ada kejadian begal hingga jatuh korban di wilayah Jatisampurna. Karena itu saya meminta Pemkot Bekasi perkuat patroli malam dititik rawan kriminalitas jalanan,” ungkapnya.
Politisi asal PKB itu juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati berkendara atau melintas di jalan-jalan yang sepi dan rawan kriminalitas pada saat malam hari.
“Saya mengimbau kepada masyarakat yang melalui jalur-jalur rawan kriminalitas jalanan untuk bisa minta ditemani atau hindari jalur-jalur rawan tindak kejahatan. Pemerintah Kota juga harus peduli dan jangan mengabaikan keselamatan nyawa warga Kota Bekasi,” pungkasnya(gir).






