Kota Bekasi – Masjid Raya Al Hidayah Kota Bekasi tak ketinggalan memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW, dan Do’a bersama yang dilaksanakan jama’ah masjid raya Al Hidayah kali abang bungur kel.Pejuang Medansatria kota Bekasi pada Kamis (16/12/21)
Acara yang berlangsung sederhana, mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, namun tidak mengurangi kekhidmatan jama’ah Masjid raya Al-Hidayah Kelurahan Pejuang dalam mengikuti acara.
panitia yang berjaga dipintu masuk halaman masjid selalu mengimbau kepada jamaah yang hadir untuk selalu taat protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan memakai masker serta menyediakan peralatan Prokes seperti tempat cuci tangan dan membagikan masker kepada Jama’ah.
Hadir dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad. SAW 1443 H, KH Syaiful Islam M Nur, Habib Abdullah bin Umar Assegaf, Habib Muhamad bin Alwi Al Haddad Arif Rahman Hakim SH ketua DPRD Kota Bekasi komisi II, tokoh masyarakat dan para Ulama setempat.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid DKM, Ust Khaidir Sirodz mengungkapkan rasa syukur bisa melaksanakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid raya Al Hidayah.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini terlaksana atas kerjasama antara Panitia Hari Besar Islam (PHBI) dengan Ikatan Remaja Masjid (IKRAMA), dan DKM Masjid Raya Al Hidayah” ujar H khaidir sirodz selaku ketua DKM.
Ust H Khaidir sirodz juga menyampaikan dalam peringatan Maulid Nabi ini, juga dilakukan penggalangan dana untuk masyarakat Lumajang Jawa Timur yang terdampak bencana awan panas dan guguran Gunung Semeru.
Dari aksi penggalangan dana spontanitas itu, mampu diperoleh dana sebesar Rp3.680.500 dan diserahkan langsung ke Baznas Kota Bekasi. jelas ust H Khaidir
Lebih lanjut Ust H Khaidir menjelaskan, dengan aksi penggalangan dana ini menjadi salah satu teladan dari sikap Nabi Muhammad yang ringan tangan dalam membantu sesama.
“Nabi kan contoh yang baik dalam kehidupan sehari-hari, seperti peduli terhadap sesama, saling menolong, dermawan, amanah dan akhlak-akhlak yang lainnya,” ujarnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di isi dengan tausiyah oleh KH Syaiful Islam M Nur, Alhabib Muhamad bin Alwi Al Haddad dan Habib Abu Bakar Maula Dawilah.
Dalam tausiyahnya Al Habib Muhamad Bin Alwi Al Haddad, ia menyampaikan
salah satu keistimewaan Nabi Muhamad SAW adalah tidak ada satu makhlukpun yang punya hutang budi kepada nabi Muhamad semua di balas oleh Rosulullah.
Bahkan barang siapa yang pernah berbuat baik hutang budi pada salah satu keturunan Abdul Mutholib dan orang itu belum sempat balas jasanya di dunia maka
saya yang akan tebus, di balas kebaikannya di yaumil kiamah(Khr).






