Kota Bekasi – Widyawati Farah Imelda, resmi menjabat sebagai Ketua Umum Perkumpulan Keluarga Bugis Makassar (PKBM) periode 2026-2031. Pelantikan serta pengukuhan 90 pengurus tersebut dilaksanakan di Hotel Horison Bekasi, Sabtu (19/9/2026).
Saat dikonfirmasi, Ketua Umum PKBM, Widyawati Farah Imelda menuturkan, dirinya mengaku siap menjalankan amanat yang diberikan kepadanya, sekaligus menjalankan PKBM sebagai wadah silaturahmi perlindungan sosial dan gerakan kebudayaan diaspora Sulawesi Selatan di Bekasi, Jakarta dan Jabodetabek.
“Saya siap menjalankan amanat tersebut dan juga memfokuskan kerja pada ketahanan keluarga, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” tegas Widyawati.
Dirinya juga mengatakan, setelah resmi dilantik dan dikukuhkan, dirinya bersama seluruh pengurus PKBM, akan menetapkan program jangka pendek, menengah dan jangka panjang, sebagai wujud kerja nyata seluruh pengurus yang ada.
“Wujud kerja nyata kami dengan menetapkan program kerja, baik jangka pendek, menengah dan panjang,” lanjutnya menjelaskan.
Dengan melakukan sosialisasi, pendataan hingga pelantikan pengurus di daerah secara masif terkait program dan hal lainnya kepada seluruh anggota PKBM di tingkat Jabodetabek, dirinya menekankan pentingnya kerja keras serta gotong-royong dalam membesarkan PKBM dengan aksi sosial kemasyarakatan dan sejumlah aksi yang bersentuhan langsung baik untuk anggota maupun warga itu sendiri.
“Sosialisasi secara masif akan terus kami lakukan dan menyasar di tingkat Jabodetabek terlebih dahulu dengan fokus utama pemaparan program kerja diseluruh bidang,” singkatnya.
Pada kesempatan tersebut, dirinya juga mengingatkan pentingnya penguatan di bidang keagamaan di PKBM itu sendiri. Sehingga, seluruh anggota dan keluarga mereka bisa memiliki bekal serta pengetahuan agama yang kuat dalam hal mencegah budaya negatif.
“Bidang keagamaan akan menjadi bidang yang akan menjadi fokus utama kami selanjutnya, agar identitas sebagai keluarga besar Bugis Makassar bisa terus menguat dalam jatidiri setiap anggota PKBM itu sendiri,” paparnya.
Widyawati juga mengingatkan agar seluruh pengurus hingga anggota PKBM untuk tetap menjaga kearifan lokal dan melestarikan budaya daerah, agar terus bisa diketahui, digali serta dicintai oleh seluruh keturunan Bugis Makassar dan bangsa Indonesia.
“PKBM akan terus berkomitmen untuk terus melestarikan kearifan lokal dan budaya daerah dalam wadah NKRI, sehingga bisa terus digali dan dilestarikan oleh generasi penerus bangsa,” pungkasnya.






