Kabupaten Bekasi – Beberapa hari lalu telah viral video di media sosial terkait tidak adanya akses jalan menuju TPU di Kp.Dukuh, RT.02, RW 05, Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi dengan beragam komentar yang berbeda.
Maka dari itu, Iing Solihin selaku kepala desa ciledug menanggapi dan menjelaskan keadaan yang sebenarnya. Bahwa lokasi tersebut bukan pemakaman umum, tetapi pemakaman keluarga yang memang tidak memiliki akses jalan, yang melewati sawah milik warga dan lahan PT.Bekasi Fajar. Sudah sejak lama kepala desa beserta RT dan RW mengajukan permohonan untuk membuka akses jalan ke pihak perusahaan, tapi sampai dengan saat ini belum mendapat solusi.
” Perlu saya sampaikan makam yang viral kemarin itu adalah pemakaman keluarga, bukan pemakaman umum yang memang tidak memiliki akses jalan menuju lokasi tersebut. Dan perlu saya sampaikan juga, jalan menuju pemakaman keluarga itu melewati sawah warga dan sawah milik PT.Bekasi Fajar, sudah dari lama saya selaku kepala desa beserta RT dan RW mengajukan permohonan agar di buka akses jalan, tetapi belum mendapatkan solusi”.
Bahkan Iing menjelaskan bahwa pemakaman umum milik desa ciledug sudah ada tersendiri, mobil pembawa jenazah pun bisa masuk ke area pemakaman karena akses masuk ke pemakaman sudah di cor.
” TPU milik desa ciledug sudah ada tersendiri, bahkan mobil pembawa jenazah pun bisa masuk ke area pemakaman karena akses masuk ke pemakaman sudah di cor”, Sambungnya.
Suandi, salah satu dari pihak keluarga almarhum pun membenarkan, bahwa pemakaman tersebut memang pemakaman keluarga, bukan pemakaman umum dari jaman dulu pas saya masih kecil juga.
“Ia benar pemakaman itu memang pemakaman keluarga, bukan pemakaman umum dari jaman saya masih kecil juga, bahkan ga ada jalan”.
Iing Solihin selaku kepala desa menghimbau kepada masyarakat, ketika ada warga desa ciledug yang meninggal dunia sebaiknya di makamkan di TPU milik desa ciledug.(Mhb).
Gibran






