Kabupaten Bekasi – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan “Jumat Bersih” sebagai tindak lanjut Surat Edaran Plt Bupati Bekasi Nomor: 100.3.4.2/SE-53/DLH/2026 tentang Pelaksanaan Gerakan Jumat Bersih di Lingkungan Kabupaten Bekasi, Jumat (17/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi arahan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia tertanggal 5 Februari 2026 Nomor :B.499/A/PLB.2.2/02/2026 terkait tindak lanjut instruksi Presiden Republik Indonesia dalam pelaksanaan kegiatan korvei di seluruh instansi pemerintahan.
Melalui surat edaran tersebut, seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi diwajibkan melaksanakan kegiatan bersih-bersih secara rutin setiap Jumat. Kegiatan meliputi pembersihan lingkungan kantor, saluran air atau drainase, rumput liar, hingga pengangkutan sampah yang belum tertangani.
Selain itu, sejumlah perangkat daerah juga diminta turut menggerakkan partisipasi masyarakat, seperti Dinas Pendidikan kepada sekolah-sekolah, Dinas Kesehatan kepada UPTD Puskesmas, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa kepada pemerintah desa. Para camat juga diinstruksikan untuk mengajak perangkat kelurahan berpartisipasi aktif.
Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kabupaten Bekasi, Fadly Marissatrio, S.E., M.IP., menegaskan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut.
“Kami sangat mendukung apa yang telah disampaikan oleh Bapak Plt. Bupati dr. Asep Surya Atmaja melalui strategi daerah tersebut, di mana kegiatan Jum’at bersih dilaksanakan Oleh Seluruh Organisasi Perangkat Daerah. Hal ini juga sejalan dengan arahan Bapak Presiden, bahwa budaya kebersihan di setiap instansi harus terus digalakkan dan tidak hanya dilakukan pada hari tertentu saja. Ujarnya.
Kalau dari unsur TNI-Polri, kegiatan Korvei seperti ini biasa dilaksanakan pada hari Selasa dan Jum’at. Sementara dari Pemerintah Daerah, Korvei hari Jumat. memang sudah menjadi momen yang baik untuk melaksanakan kegiatan bersih-bersih. Selain menjaga kebersihan lingkungan, ini juga penting untuk mengendalikan sampah di sekitar kita. Kita semua memahami bahwa kesehatan berawal dari lingkungan yang bersih. Ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, Bappeda juga melakukan pembersihan di area sekitar kantor, termasuk lahan kosong yang belum dimanfaatkan. Di lokasi tersebut ditemukan cukup banyak sampah dan limbah, seperti peralon dan material lainnya, yang kemudian dibersihkan secara bersama-sama.
Ke depan kata Fadly, lahan tersebut direncanakan untuk dikelola menjadi lebih produktif, seperti ditanami berbagai jenis tanaman. Selain menjaga kebersihan, langkah ini juga diharapkan dapat mendukung keberlanjutan lingkungan hidup.Bahkan, area tersebut berpotensi dikembangkan menjadi apotek hidup atau taman yang dapat dimanfaatkan oleh ASN maupun masyarakat sekitar.
Lebih lanjut, Bappeda juga terus mengimbau seluruh ASN dan PPPK agar konsisten menjaga kebersihan lingkungan kerja. Mengingat peran Bappeda sebagai koordinator perencanaan dan penganggaran lintas OPD, aktivitas koordinasi dan rapat yang berlangsung hampir setiap hari turut diiringi dengan komitmen menjaga lingkungan yang bersih dan sehat. Pungkasnya( raf).






