Mahasiswa Bekasi,BEM UI Benar, Wajib Kita Support

37
iklan bnk kabupaten bekasi

Jakarta – Salah satu mahasiswa bekasi Puji Nugraha Ridwan atau biasa di kenal dengan panggilan Japong sebagai Mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya serta Kader HMI Bekasi ikut menilai Ucapan yang selalu digaungkan dari Istana Negara ini benar omong kosong sekali.

Hal itu ia sampaikan untuk mendukung BEM Universitas Indonesia (UI) yang memberi julukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai ‘King of Lips Service’.

“Ini akhirnya Menjadi dobrakan yang keras bagi siapapun yang melawan dengan relasi kuasa. Mendukung BEM UI untuk memberi julukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai ‘King of Lips Service” Ujar Puji Nugraha Mahasiswa Bekasi.

Japong menilai konten yang dibuat BEM UI telah menyajikan fakta dan realitas yang sejalan dengan permasalahan di masyarakat, ini jelas memiliki kenyataan dan data yang valid, jadi jangan bilang ini memprovokasi masyarakat.

“Jelas saya mendukung konten yang di buat oleh BEM UI ini adalah bentuk kenyataan yang sejalan dengan masyarakat dan jelas semua di sajikan dengan data yang konkrit, jadi jangan sebut BEM UI provokasi” ujar kembali Puji Nugraha.

Ia juga menilai bahwa selama ini kebebasan sipil banyak yang diberangus oleh represifitas aparat hingga pembungkaman terhadap kebebasan berpendapat, Sekarang kampus sudah mulai ikut proses dalam bungkam suara mahasiswa.

“Melalui pasal karet UU ITE, pelemahan KPK yang dilakukan secara masif dan sistematis, dan adanya intervensi presiden dalam supremasi hukum, Ini jelas” Ujar Puji Nugraha

Puji pun menuntut pemerintah kembali hadir dalam menjamin kebebasan berekspresi dan berpendapat yang tertulis dalam UUD 1945 Pasal 28 & UU No. 9 tahun 1988, karna sudah jelas tertulis

Selain itu, Puji Nugraha juga mendesak para birokrat Universitas Indonesia dan Kemendikbud untuk bisa menjamin kebebasan berpendapat mahasiswa yang telah dijamin konstitusi UUD 1945.

Seperti diketahui, BEM UI mengkritik keras Presiden Jokowi. BEM UI menilai Jokowi kerap mengobral janji manis.

Namun, menurut mereka, janji Jokowi sering kali tak selaras dengan kenyataan, ini sudah jelas(TBS).

Bekasi Newsroom 2 Tahun