Ketua DPD PKS kota Bekas Pinta Pemkot Waspadai Kasus DBD Di Tengah Pandemi covid-19

21
iklan bnk kabupaten bekasi

Kabupaten Bekasi – Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi ancaman serius di tengah kasus pandemi Covid-19. Di Kota Bekasi sendiri, menurut data Dinas Kesehatan Kota Bekasi tercatat sepanjang Bulan Januari hingga April tahun 2021, Demam Berdarah Dengue (DBD) mencapai 730 kasus, dengan 2 angka kematian.

Ketua DPD PKS kota Bekasi, Heri Koswara meminta Pemkot tetap mewaspadai kasus DBD di tengah pandemi covid-19 ditambah adanya peralihan musim yang semakin tidak menentu (pancaroba).

“Kasus DBD tetap masih menjadi ancaman serius dan tidak menutup kemungkinan akan terus naik kurvanya jika tidak ditangani secara serius, minimal, Pemkot melalui kader-kadernya di setiap kecamatan bisa mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan selalu menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing, dan melapor ke pelayanan kesehatan terdekat jika merasa bergejala DBD. Karena banyak juga kasus terjangkit atau kematian akibat DBD yang tidak terdata,” kata Heri, Ahad (6/6/2021).

Sebagai pimpinan PKS Kota Bekasi dirinya juga mengimbau kepada para pengurus PKS di tingkat kecamatan hingga ranting untuk lebih proaktif ke masyarakat yang memerlukan bantuan fogging mencegah DBD.

“Mengingat selama ini pengurus PKS juga bukan sekali dua kali dimintai warga melakukan fogging untuk mencegah DBD. Oleh karena itu saya terus mengimbau para kader di tiap wilayah kota Bekasi agar proaktif melayani kebutuhan masyarakat. Jika ada yang membutuhkan fogging, silakan hubungi tetangganya yang kader PKS,” katanya.

Terakhir ia berharap masyarakat kembali rajin menerapkan 3M untuk mencegah DBD.

“Jangan lupa menguras dan menyikat tempat penampungan air secara rutin, jangan lupa juga menutup rapat-rapat semua tempat penyimpanan air dan upayakan memanfaatkan barang bekas yang bernilai ekonomis untuk daur ulang, sehingga sampah tidak jadi sarang nyamuk” tukasnya(khr).

Bekasi Newsroom 2 Tahun