Mayat Lelaki Tanpa Identitas Tersangkut Pintu Air Kali Bekasi

85
iklan bnk kabupaten bekasi

Mayat Lelaki Tanpa Identitas Tersangkut Pintu Air Kali Bekasi

Kota Bekasi – Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat lelaki tanpa identitas di Pintu Air ATR-BBWS Citarum Jl. RA. Kartini Rt. 03/04 Kel. Margahayu Kec. Bekasi Timur Kota Bekasi pada Minggu (28/03).

Diduga, lelaki tersebut meninggal akibat tenggelam di lokasi penemuan. Tidak jauh dari lokasi juga ditemukam kendaraan milik korban jenis sepeda motor dengan nomor polisi B-3009-FDR beserta peralatan kerja.

Awal mula kejadian saat saksi yang merupakan petugas sedang jaga mengawasi pintu air, kemudian ada pengguna jalan memberitahukan kepada saksi bahwa dirinya melihat sosok mayat menyangkut di Pintu Air Sipon, kemudian dicek oleh petugas jaga dan benar ada mayat seorang laki-laki tak dikenal yang tersangkut di garpu pintu air sipon, selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Bekasi Timur dan dilanjutkan ke Tim BPBD,” ujar Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol. Erna Ruswing Andari saat dikonfirmasi pada Selasa (30/03).

Pukul 11:55 wib, petugas dari BPBD Kota Bekasi dibantu kepolisian dan TNI melakukan evakuasi korban dari dasar kali.

Pukul : 12.30 Wib, Mayat korban berhasil dievakuasi ke atas, saat dilakukan pengecekan korban mengenakan pakaian training warna kuning dan tidak ditemukan identitas korban. korban diperkirakan berumur sekitar 45 tahun, selanjutnya korban di bawa ke RSUD Kota Bekasi untuk dilakukan Visum Et Revertum guna mengetahui penyebab kematian Korban.

“Dugaan sementara penyebab kematian korban karena terpeleset dan tenggelam di bendungan sipon Bekasi,” tambah Erna.

Menurut informasi beberpa warga, bahwa korban sebelum kejadian saat di tkp hendak buang air besar/kecil namun saat korban mencoba turun ke bendungan korban diduga terpeleset dan tenggelam di bendungan sipon Bekasi.

Kasus tersebut saat ini ditangani oleh Polres Metro Bekasi Kota. Polisi juga telah mengumpulkan keterangan saksi serta membawa kendaraan milik korban untuk diselidiki(Khr).

Bekasi Newsroom 2 Tahun