AOB Desak Pemkab Bekasi Segera Normalisasi Kali Jambe Untuk Antisifasi Banjir Jelang Penghujan

73
iklan bnk kabupaten bekasi

Kabupaten Bekasi – Musim penghujan mulai mewarnai siklus cuaca di Kabupaten Bekasi, curah hujan yang sangat tinggi belakangan ini membuat banyak pihak merasa khawatir akan musibah banjir melanda, terutama masyarakat sekitar aliran kali Jambe Tambun Selatan.

Saat dihubungi oleh pihak media perihal kunjungannya ke kantor Ketua DPRD Kab. Bekasi pada hari Jum’at, 27 November 2020 lalu, ketua Aliansi Ormas Bekasi (AOB) H. Zaenal Abidin mengungkapkan “hari Jum’at lalu saya beserta beberapa pengurus AOB lainnya menyambangi Ketua DPRD Kab. Bekasi H. BN. Holik Qodratullah.

kami sampaikan aspirasi masyarakat Tambun Selatan khususnya Desa Lambang Sari perihal harus segera dilakukannya Normalisasi Kali Jambe karena sampah yang cukup menumpuk di sepanjang Kali Jambe, masyarakat khawatir di musim penghujan yang sudah semakin tinggi seperti saat ini musibah banjir yang lebih fatal dari tahun kemarin. Karena normalisasi Kali Jambe Semenjak dari tahun 2013 lalu belum dilakukan normalisasi lagi hingga kini, terlebih dengan adanya penyempitan arus sungai di sekitar gorong-gorong tol harus segera diperbaiki oleh dinas terkait.

Ketua AOB, H. Zaenal menambahkan “kita berharap Ketua DPRD untuk segera meninjau lokasi tersebut, kami juga mendesak kepada stake holder pemerintahan Kab. Bekasi agar sidak-sidak yang dilakukan oleh unsur-unsur dewan baik Komisi III maupun yang lainnya agar benar-benar terealisasi, jangan sidak hanya sebagai ceremonial belaka namun tidak ada yang dihasilkan/diaplikasikan pasca sidak tersebut.

Harapan kita Aliansi Ormas Bekasi (AOB) dengan menjabatnya Bang Holik sebagai Ketua DPRD untuk membawa perubahan Kab. Bekasi kearah yang lebih baik lagi, agar DPRD dengan stake holder pemerintahan lainnya dapat bekerjasama saling bahu-membahu untuk segera melakukan langkah-langkah kongkrit dalam mengatasi berbagai macam dinamika yang melanda Kab. Bekasi, seperti,Musibah banjir, Pencemaran limbah industri, kekeringan, serta semakin banyaknya masyarakat dibawah garis kemiskinan di Kab. Bekasi.” Tegas H. Zaenal(Rafi).

Bekasi Newsroom 2 Tahun