Baim hafidz qur’an yang viral meninggal dunia di rumh sakit RSPAD Jakarta

53
Iklan Dalam ArtikelCloud Hosting Indonesia

Baim hafidz qur’an yang viral meninggal dunia di rumh sakit RSPAD Jakarta

Kota Bekasi – Muhammad Ibrahim Wafiq (Baim) anak kecil yang videonya viral, karena meskipun sedang sakit keras, tidak sadarkan diri namun mulutnya tetap bergerak, tetap menghafalkan ayat suci Al Quran, dikabarkan meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto Jakarta, Rabu (30/9/2020) dini hari pukul 02.30 WIB.

Baim adalah salah satu santri yang belajar di Rumah Tahfidz Al Qur’an Az zahra Perwira, Bekasi Utara, Kota Bekasi. Ia mempunyai cita-cita menjadi hafidz Al Quran 30 Juz sehingga bisa memberikan mahkota kepada ayah dan bundanya di Surga kelak

Dia selama masa perawatan memang kerap mengigau sambil terus melantunkan ayat suci Al-Quran seperti yang ada di dalam video

Iklan dalam artikelUnlimited Hosting WordPress Developer Persona

“Dengan kondisi infus dan selang yang menempel di hidung dan tubuhnya, mulut bocah itu tetap lantang melantunkan ayat-ayat Alquran, enggak cuma itu saja dia sering solawatan, dzikir dengan mata terpejam.

Ika maynawati orang tua Baim mengatakn sakit yang diderita Baim bisa jadi sudah dirasakan sejak lama, hanya saja selama ini berusaha kuat dan tetap beraktivitas seperti anak pada umumnya.

“Lanjut Ika maynawati,sebelum menderita sakit parah, Baim merupakan anak yang terlihat baik-baik saja secara fisik”

“Karena orangnya tidak pernah ngeluh kan ada beberapa orang atau anak suka ngeluh ke orangtuanya selama ini dia enggak, anak ini tiba tiba langsung sakit parah,” ungkap Ika maynawati.

“Dari awal hasil diagnosa rumah sakit dinyatakan Baim menderita penyakit tumor wilam dan mendukung dilakukan kemoterapi selama emapt kali, berharap sih Baim bisa sembuh dan kuat melawan penyakitnya”terangNya

“empat hari sebelum meninggal Baim mengatakan Dia sangat sayang sekali terhadap adik adiknya, dia berkeinginan adiknya kelak menjadi Tentara Nasional Indonesi (TNI) berpangkat jendral, Baim juga mempunyai keinginan tulus untuk memberikan mahkota pada kedua orangtuanya”kenangNya

Abu Umar (27), guru mengaji Baim mendoakan saat ta’ziah di rumah alm Baim, semoga santrinya dapat diterima di tempat yang terbaik di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggal mendapatkan ketabahan.

“Allah sangat sayang kepada ananda Baim Semoga menjadi ahli surga, orang tua keluarga semuanya di beri keikhlasan ketabahan dan kesabaran,” ucapnya

Almarhum dimakamkan di pemakaman wakaf keluarga kp Ceger kelurahan Harapan Jaya kota Bekasi.(Khr).