Pak Ogah Putaran Albarkah Dibacok Gerombolan Pengendara Sepeda Motor

191
Iklan Dalam ArtikelCloud Hosting Indonesia

Pak Ogah Putaran Albarkah Dibacok Gerombolan Pengendara Sepeda Motor

Kabupaten Bekasi – Juru Parkir alias Pak Ogah di putaran Albarkah, Desa Waluya kecamatan Cikarang Utara kabupaten Bekasi di bacok sekawanan pengengedara sepeda motor, akibatnya korban menderita luka bacok di bagian belakang dengan 18 Jahitan.

HS alias Qinoy (25 th) yang tinggal di Kampung Kaum Utara, RT/RW.01/01, Desa Tanjung Sari, Cikarang Utara, seorang juru parkir jalan putaran pengendara sepeda motor arah dari Lemahabang berputar ke arah Karawang di Jalan Raya Jendral Urip Sumoharjo, Lemahabang, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sekitar pukul 03.00 WIB dini hari menjelang pagi. Sabtu (19/09/2020).

Korban HS mengalami luka bacok serius dengan senjata tajam pada bagian punggung, sehingga dilarikan ke rumah sakit Annisa sehingga dan dilakukan penanganan serius dan dengan 18 jahitan.

Iklan dalam artikelUnlimited Hosting WordPress Developer Persona

Salah seorang saksi, yang tidak mau di sebutkan manamya, mengatakan, dirinya melihat segerombolan anak muda, dengan beberrapa kendaraan sepeda motor sambil membawa senjata tajam.

” Tiba-tiba mereka menghampiri korban, dan langsung terjadi keributan, kemudian mereka kabur ke arah lemah abang ” Ujar saksi.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cikarang Utara, Iptu Hotma Napitupulu, ketika di hubungi via telepon, mengatakan, sampai saat ini korban belum melaporkan kasusnya ke Polsek Cikarang Utara. ” Saya belum menerima laporannya, adapun putaran yang di depan Albarkah, itu memang sangat membahayakan, mereka kadang sampai tengah jalan menghadang laju lalu lintas, sekedar memberi jalan kepada motor yang berbelok. ” Ujarnya

Selain membahayakan, dirinya (kepolisian) tidak punya wewenang untuk menutup putaran tersebut, dan menyarankan menanyakannya langsung ke DLLJR (DISHUB) Kabupaten Bekasi. ” Saya pernah bubarkan mereka di dini hari, kegiatan mereka membahayakan pengguna lalulintas. ” Tambah Navit(Rafi).