Panik Grobak Bakso Terbakar Pria Paruh Baya Meregang Nyawa

49
Iklan Dalam ArtikelCloud Hosting Indonesia

Panik Grobak Bakso Terbakar Pria Paruh Baya Meregang Nyawa

Kabupaten Bekasi – Di duga terkena serangan jantung akibat Grobak bakso terbakar seorang pedagang bakso di kabupaten Bekasi meregang nyawa, beruntung api yang membakar Grobak bakso dapat di padamkan warga yang melihat di lokasi kejadian(Jumat 11/9).

Peristiwa maut yang merenggut nyawa Lardi(59) atau lebih akrab di sapa pakde terjadi saat korban yang berjualan bakso di Kampung Utan asem rt. 05/04 dusun 1 desa. Jayabakti kecamatan Cabangbungin kabupaten Bekasi,baru balik dari rumah kontrakannya melihat api membakar Grobak bakso miliknya.

Api yang di perkirakan dari kompor gas yang meledak,karena mamasak air terlalu lama hingga mengakubatkan kekeringan hingga korban lupa mematikan kompornya,langsung panik dan terjatuh tidak jauh dari tempat Grobak bakso yang terbakar, warga yang mengetahui langsung mencoba menolong korban dan memarikan api yang membakar grobak korban.

Iklan dalam artikelUnlimited Hosting WordPress Developer Persona

Naas di duga karena panik dan mengalami serangan jantung nyawa korban tidak tertolong dan meninggal di tempat lokasi kejadian perkara,petugas Polsek cabang Bungin yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi dan meminta keterangan beberapa saksi mata.

Banyaknya warga yang datang untuk melihat membuat petugas langsung mengevakuasi jasad korban ke puskesmas terdekat,ini di lakukan petugas untuk menghindari wabah covid 19.

“mendapat laporan adanya korban meninggal yang di duga akibat serangan jantung karena melihat Grobak baksonya terbakar, api di duga akibat korban terlalu lama memasak air hingga selang gas panas dan menimbulkan api di Grobak bakso tersebut,” terang kaposlek cabang Bungin AKP Agus Marwoto

“kita sudah meminta keterangan beberapa saksi mata, dan korban langsung kita evaksuai ke puskemas, ini kita lakukan karena banyaknya warga yang datang untuk melihat,kita mengantisifasi agar tidak ada penularan covid 19” tambah Agus Marwoto

Sementara itu, pihak keluarga yang mengetahui korban meninggal akibat serangan jantung,tidak bersedia di lakukan otopsi,rencananya korban oleh pihak keluarga akan di makamkan di kampung halamannya di jogjakarta(Ari).