Dewan PDIP Kota Bekasi Tangkap Oknum Jual Beli Bangku Masuk Sekolah Sma

40
Iklan Dalam Artikel

Dewan PDIP Kota Bekasi Tangkap Oknum Jual Beli Bangku Masuk SMAN

Kota Bekasi – PPDB Online yang diharapkan menciptakan sistem penerimaan siswa baru yang terintegrasi, akurat dan transparan, namun faktanya tercoreng oleh ulah oknum di sekolah.

Pasalnya, banyak komplain dan aduan orangtua siswa yang disampaikan ke anggota DPRD Kota Bekasi.

Hal itu dibenarkan oleh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bekasi, Nicodemus Godjang. Bahkan Nico menyebut ada sejumlah keluhan orangtua siswa yang masuk kepadanya, baik melalui telpon maupun menyampaikan secara langsung.

Iklan dalam artikel

“Mayoritas keluhan yang masuk menyebut dugaan jual beli bangku siswa baru di SMA Negeri (SMAN) yang dilakukan oknum,” ungkap Nico kepada Bekasiekspres.com di ruang kerjanya, Kamis (09/07/2020).

Dijelaskan Nico, nominal yang harus dikeluarkan dari kocek orangtua siswa untuk bisa bersekolah di SMA Negeri di Kota Bekasi berkisar Rp15 juta hingga 30 juta.

“Nominal sebesar itu terucap dari orangtua siswa yang mengadu ke saya. Besaran nominalnya tergantung apakah sekolah yang dikehendaki itu merupakan SMA Negeri favorit atau biasa saja,” ujar Nico.

Nico pun mengaku miris melihat fenomena tersebut. Dia pun dengan tegas meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk bergerak cepat mengusut praktek curang tersebut.

“Saya minta APH untuk menangkap oknum yang memperjual belikan bangku kepada siswa baru di PPDB Online kali ini. Jangan biarkan praktek curang seperti itu bekembang biak, karena telah mencoreng dunia pendidikan di Kota Bekasi,” tegasnya.

Tindakan cepat dan tegas APH, menurut Nico, sangat diperlukan untuk menjaga marwah dunia pendidikan yang telah dikotori oleh sejumlah oknum.

“Tak ada kata lain, bongkar kasus itu dan penjarakan pelakunya!,” tegas Nico mengakhiri.(red).