Anggota Babinsa Pekojan Tewas Di Tembak

359
Iklan Dalam Artikel

Anggota Babinsa Pekojan Tewas Di Tembak

Jakarta – Seorang Anggota Babinsa Kelurahan Pekojan Jakarta barat di aniaya dan di tembak oknum TNI, saat sedang melaksanan tugas, korban tewas akibat luka tembak dan luka senjata tajam di begian belakang tubuhnya.

Peristiwa yang menewaskan Serda Saputra terjadi saat korban mendapat laporan adanya keributan di Hotel Mercure Batavia, Jalan kali Besar kelurahan Tambora, Jakarta Barat, dari laporan dari pihak keamanan di tempat tersebut,korban langsung menuju lokasi kejadian, dan melihat seorang lelaki tidak di kenal mengamuk dan memaki maki petugas keamanan di tempat tersebut

Pria tidak dikenal dengan nad marah menanyakan seseorang yang sedang dikarantina dengan omongan yang “test swab sudah selesai belum, kamu tau tidak saya MARINIR” lalu dijawab oleh Saksi 1, “disini ada komandan saya untuk menjelaskan dan di hotel ada prosedur” lalu oleh Saksi 1 diantar ke pintu Karyawan.

Iklan dalam artikel

Setelah sampai di pintu karyawan Saksi 3 bertemu dengan orang yang tidak dikenal tersebut menjelaskan kalau di hotel ada regulasi atau aturan, orang tersebut tidak mau tau dan berbicara “kamu tau tidak saya ini siapa, saya Perwira, saya MARINIR” kemudian Saksi 3 menghadap ke Chef Scurity memberitahukan bahwa tamu yang pernah datang membuat gaduh datang lagi ke hotel.

Kemudian oleh Chef Security di arahkan untuk memanggil TNI yang sedang BKO di hotel, kemudian Saksi 3 memanggil TNI yang sedang BKO, namun anggota TNI yang sedang BKO sudah ada di pintu karyawan dan sedang ngobrol dengan orang tersebut dan Saksi 3 lihat pengatur suhu digital (termo gun) sudah rusak, Lalu orang tersebut bilang bahwa maksud kedatangannya untuk bertemu oleh seseorang yang sedang dilakukan karantina mandiri di hotel dan test swab dan menurut orang tersebut bernama LIKSEN SIMBOLON, seorang wanita.

Kemudian Saksi 3 melihat daftar tamu yang dilakukan karantina mandiri dan test swab di buku mutasi namun tidak diketemukan atas nama orang tersebut. Lalu orang tersebut marah-marah dan tetap memaksa untuk masuk dan merusak fasilitas yang ada di hotel.

Kemudian di luar lobby hotel orang tersebut melakukan tembakan kearah udara sebanyak 3 kali dan anggota BKO TNI memerintahkan untuk mundur dan menyelamatkan diri karena orang tersebut membawa senjata api dan datang bersama teman-temannya. Setelah Saksi-saksi menyelamatkan diri orang tersebut dan teman-temannya melakukan pengrusakan di loobby hotel memecahkan pot/vas bunga.

Pada saat itu ada Piket Babinsa atas nama SERDA RH. SAPUTRA terkena luka di dada dan punggung bawah tengah kemudian oleh Pawas AKP HUDAMAWI S. Sos di larikan ke RS HUSADA untuk dilakukan pertolongan. Naas di tengah jalan korban meninggal dunia.

Usai melakukan pengrusakan dan penembakan tersebut yang terjadi kurang lebih 30 menit lamannya kemudian pelaku melarikan diri bersama teman-temannya dengan menggunakan sepeda motor ke arah Jembatan Gantung Tamansari.

Sementara kasus penembakan dan penganiayaan yang mengakibatkan tewasnnya anggtoa TNI, masih dalam penyelidikan Polsek tambora(Khr).