Kapolres Bantu Bangun Rumah Warga Miskin Tidak Layak Huni

0
Iklan Dalam Artikel

Kapolres Bantu Bangun Rumah Warga Miskin Tidak Layak Huni

Kabupaten Bekasi – Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunwan, SIK, Msi menghadiri acara peletakan batu pertama pemberian bantuan rumah tak layak huni di Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (06/03/2020) kemarin sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Kegiatan yang dibuka langsung Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja, dan dihadiri oleh Dandim 0509 Kab.Bekasi Letkol Inf Ferry Sandhi Sitompul, Kapolsek Tambelang AKP Shodirin dan juga Camat Kecamatan Tambelang.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunwan mengatakan bahwa anggaran pemerintah daerah untuk mensukseskan program Bebenah 2020 tersebut.

Iklan dalam artikel

Kita melihat bahwa ada warga yang rumahnya sudah mulai roboh karena usia atau bencana banjir, kita langsung merubuhkan dan membangun kembali agar tidak membahayakan pemilik rumah kata Kombes Hendra Gunawan, Sabtu (07/03).

“Program ini target pemerintah Kabupaten Bekasi, untuk waktu penyelesaian program bedah rumah di Kecamatan Tambelang ini, di target secepatnya sudah rampung semua. ” tambahnya.

Dilain sisi, Kapolres Metro Bekasi, sangat mengapresiasi adanya program bantuan terhadap 2000 rumah tak layak huni dengan besar anggaran 20 juta per rumah tersebut, lantaran dinilainya dapat mengurangi rumah tidak layak huni di yang ada di wilayah hukumnya.

Untuk itu, Dia menyatakan, akan mengusulkan agar pada tahun berikutnya jumlah rumah yang diperbaiki semakin banyak dan merata di setiap kecamatan yang berada di Kabupaten Bekasi.

Setidaknya, akan diusulkan lebih banyak lagi untuk tahun depan, ini sangat luar bisa, dan sangat membantu masyarakat. Dan nantinya dapat disebar di seluruh kecamatan,” ucap Kombes Hendra Gunawan.

Ia juga menghimbau, supaya program unggulan dari Presiden RI tersebut dapat dikawal dengan baik. Dengan begitu, realisasi program dapat berjalan dengan efektif, efisien dan transparan.

“Sejujurnya memang bantuan ini tidak bisa untuk dimanin-mainkan. Nanti juga, kita akan mengecek secara acak dengan mendatangi tiap-tiap rumah, apakah program itu benar-benar terealisasi dengan baik atau tidak,” tegasnya(Rafi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here