Tuti Yasin Berikan Trauma Healing Pada Siswa Sekolah Dasar 04 Samudra Jaya

27
Iklan Dalam Artikel

Tuti Yasin Berikan Trauma Healing Pada Siswa Sekolah Dasar 04 Samudra Jaya

Kabupaten Bekasi – Kondisi Sekolah Dasar Negeri Samuderajaya 04 benerapa waktu lalu menjadi perhatian banyak pihak setelah sempat viral.warga asal kabupaten Bekasi dari Pebayuran yang juga seorang Dokter Tuti Yasin merasa terketuk dan tergerak mengunjungi sekolah ini dan menghabiskan waktu sejenak bersama para siswa-siswinya, Rabu (5/2/2020).

Saat ia datang, anak-anak berkumpul di ruang kelas. Kondisi kelas itu tampak memprihatinkan, banyak bagian plafon bolong, genteng yang retak, dan lantai yang pecah. Apabila gerimis mengguyur sekolah itu, tetesan air di beberapa titik menganggu kegiatan belajar mereka.

Tuti mengaku kedatangannya dalam rangka memberikan trauma healing kepada para siswa-siswi agar semangat belajar mereka tidak jatuh karena kondisi sekolah uang demikian.

Iklan dalam artikel

“Saya di sini selain silaturahmi berdasarkan basic saya juga dokter di sini saya mau trauma healing. Supaya gimana caranya dengan kondisi begini anak-anak tetap bisa ceria tetap bisa main, tetap bisa semangat belajar,” ucap dia kepada awak media.

Tuti mengajak anak-anak berbincang, menggelar kuis dengan soal pengetahuan umum dan agama, dan memberikan mereka kenang-kenangan bagi yang berhasil menjawab pertanyaanya.

“Alhamdulillah tadi juga sambil ngobrol-ngobrol sama anak-anaj memberikan kuis beberapa tentang mata pelajar tentang pengajian hafalannya. Walaupun sekolah negeri tetep belajar ngajinya jangan lupa,” kata wanita yang menyalonkan diri sebagai calon wakil bupati Bekasi ini.

Tuti berharap trauma healing yang ia berikan dapat membuat mental dan semangat para siswa tetap terjaga. Terlebih, saat ini pemerintah daerah sudah turun tangan menangani masalah sekolah itu.

Saat awal menginjakkan kaki di sekolah itu, Tuti mengaku sedih. Ia menyayangkan kenapa semua pihak baru bergerak setelah kondisi sekolah ini viral.

Ia juga menyayangkan rehabilitasi sekolah itu dimulai dari gedung sebelah utara yang kondisinya tak separah gedung di sisi timur.

“Sebelah sini (timur, Red) lebih hancur. Sebenarnya lebih enak yang hancur dulu yang dirapikan. Jadi yang di sana (utara, Red) bisa buat belajar. Karena yang paling parah sebelah sini, plafon hancur,” kata dia.

Tuti mengakun akan membantu pembuatan lapangan dan tembok sekolah tersebut. Lapangan sekolah sudah ada, namun masih beralaskan tanah. Saat kondisi hujan, lapangan yang dipenuhi rumput itu terendam air meski pada taraf cetek.

“Karena kan terlihat sendiri lapangan sampai amblas begitu kan, gimana bisa upacara, gimana mereka bisa cinta sama negaranya. Mungkin dari situ saya bantu sedikit, sisanya sih bikin seneng anak-anak aja di sini biar mereka happy, seneng belajarnya,” ucap alumnus Fakultas Kedokteran Trisakti itu.

Salah satu siswa kelas 5 SDN Samuderajaya 04, Riska, mengaku senang atas kehadiran Tuti dan hiburan yang dibuatnya(Rafi).