Maraknya Isu Petugas TPS Di Racun Keluarga Sanggah Dan Tolak Otopsi

62
iklan bnk kabupaten bekasi

Maraknya Isu Petugas TPS Di Racun Keluarga Sanggah Dan Tolak Otopsi

Kabupaten Bekasi – Meninggalnya salah satu anggota linmas TPS 08 Desa Pahlawan Setia Kecamatan Tarumajaa yang bernama Abu Ibrahim yang beredar isu akibat di racun orang yang tidak bertanggung jawab,di sanggah istri korban,yang menyatakan korban meninggal akibat sakit lama yang di deritanya,istri korban bahkan dengan tegas menolak apabila kubur korban di bongkar untuk di lakukan otopsi.

Penyataan penolakan untuk di lakukan otopsi di katakan langsung istri korban
Ibu Halimah, saat di mintai tanggapannya saat berada di rumahnya di kampung pisang batu Rt. 01/04 Desa Pahlawan Setia Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi.

Halimah bankan menceritakan Riwayat sakit yang memang sudah lama di derita suaminya,yaitu sekitar 2 bulan sebelum meninggal sesuai diagnosa dari Klinik H. Mastur yang berada di kampung Tambun Kapling korban dinyatakan menderita sakit Typus.

Jauh sebelum bertugas korban sempat berobat Ke RS seto Hasbadi yang ternyata didiagnosa sakit paru,karena tidak juga membaik akhirnya Korban dibawa berobat ke Puskesmas Tarumajaya didiagnosa sakit Paru Paru, dan untuk selanjutnya dirujuk ke RS. Hospital Tarumajaya dan dirawat -+ 4 hari.

Karena kondisinya semakin memburuk korban oleh keluarga di bawa ke rumah dan satu hari kemudian korban akhirnya meninggal dunia,” tidak benar suaminya meninggal akibat di racun,lagian siapa yang tega melempar isu seperti itu,saya sebagai istri korban yang tau percis tidak membenarkan suaminya meninggal dengan cara keji seperti itu”tutur Halimah.

“saya sudah mengikhlaskan meninggalnya suaminya saya,meski dalam kondisi sakit tapi masih bertanggung jawab dengan pekerjaannya,mudah-mudahan korban meninggal Khusnul khotimah,sedangkan adanya permintaan di bongkar kubur untuk di lakukan otopsi kami keluarga menolak dengan keras”pungkas Halimah(Khr).

Bekasi Newsroom 2 Tahun