Minggon Pertama Pasca Libur Hari Raya Pemdes Pusaka Rakyat Adakan Halal Bihalal Momentum Silaturahmi

Kabupaten Bekasi – Pemerintah desa pusaka rakyat, kecamatan Tarumajaya, kabupaten Bekasi, melaksanakan rapat mingguan (minggon) dan Halal Bihalal setelah libur hari raya idul Fitri 1447 H, menjadi momentum silaturahmi antar perangkat desa dan para tokoh masyarakat tokoh agama.

Halal Bihalal merupakan tradisi masyarakat Indonesia yang dilakukan setelah hari raya idul fitri, baik oleh kalangan instansi pemerintah maupun lembaga lainnya, Kegiatan ini tentu saja menjadi tradisi untuk bersilaturahmi saling tatap muka berjabat tangan saling maaf-maafan.

spaceiklan

Hadir dalam acara tersebut kepala desa pusaka rakyat H. Abdul Wahid, sekertaris desa (sekdes) ketua BPD beserta anggota, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh perangkat desa pusaka rakyat, acara yang sederhana namun sangat terasa kekeluargaannya ini mengedukasi kepada semua yang hadir untuk saling maaf memaafan agar terjalin silaturahmi yang kuat guna lebih baik lagi dalam bekerja untuk melayani warga masyarakat. Kamis (2/4/2026).

Kepala desa pusaka rakyat H. Abdul Wahid menyampaikan dalam sambutannya, setelah libur lebaran hari raya idul Fitri dan kita mulai kembali beraktivitas harus lebih disiplin lagi dalam bekerja jaga kondusifitas di setiap wilayah desa pusaka rakyat, mari kita bersatu untuk membangun pusaka rakyat yang bermartabat dan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.

Masih kata H. Abdul Wahid hari ini kita melaksanakan kegiatan minggon dan Sosialisasi pemilihan BPD serta sosialisasi program koprasi merah putih di lanjutkan dengan halal bihalal, libur lebaran telah usai semoga kita kembali fitri, sekarang kita harus fokus lagi bekerja, layani masyarakat dengan iklas.

Saya atas nama pribadi beserta keluarga besar dan pemerintah desa pusaka rakyat mengucapakan minal Aidin walfaizin mohon maaf lahir dan batin. 1447 H-2026 M, Ungkapnya.

Usai kegiatan halal bihalal seluruh perangkat desa yang hadir makan siang bersama menyantap hidangan yang sudah disediakan oleh kepala desa,”(cep)